• image
  • image
  • image
  • image

Sehat Menurut Pandangan Islam

Print PDF

bioterra-cara-sehat-islami

 

Islam tidak memandang manusia hanya dari satu aspek saja, semisal fisisk, tetapi juga aspek ruhani, mental psikologis dan juga sebagai makhluk social. Dengan demikian, komponen kesehatan pada manusia pun selayaknya mencakup empat bagian ini, yaitu kesehatan fisik (ash-shihat al-jasad), kesehatan ruhani (ash-shihat ar-ruhhiyah), kesehatan metal psikologis (ash-shihat an-nafsiyyah), dan kesehatan sosial.

Kesehatan fisik biologis ditandai dengan optimalnya fungsi-fungsi fisiologis tubuh manusia sesuai fitrah penciptaannya. Kesehatan ruhiyah ditandai dengan harmonisnya hubungan dengan Al-Khaliq yang kemudian berimbas positif pada jalinan hubungan dengan sesama manusia dan lingkungannya. Kesehatan psikologis ditandai dengan hadirnya kemampuan untuk “berdamai” dengan diri sendiri dan lingkungan sosial disekitarnya. Adapun kesehatan dalam makna sosial ditandai dengan terjalinnya hubungan harmonis didalam lingkungan sosial yang melibatkan hubungan untuk saling memberi dan menerima.

Keempat komponen kesehatan ini antara satu sama lain saling berhubungan dan mempengaruhi. Hadirnya masalah pada salah satu komponen akan mempengaruhi komponen yang lain sehingga lahirlah disequilibrium atau ketidak seimbangan. Seseorang yang ruhaninya sakit, lambat laun fisiknya akan ikut sakit, pun juga dengan psikologis dan hubngan sosialnya. Jika salah seorang anggota keluarga sakit, apalagi sakitnya masuk dalam katagori berat, seluruh anggota keluarga pun akan terpengaruh , minimal secara psikologis.

Oleh karena itu, islam sangat menekankan tercapainya keseimbangan dan harmoni dari keempat komponen tersebut didalam diri pemeluknya.semua sebab yang dapat melahirkan keseimbangan dan harmoni menjadi sesuatu yang diperintahkan. Sebagai contoh, hadirnya kesehatan fisik sangat ditentukan oleh optimal tidaknya proses metabolism didalam tubuh. Adapun optimalnya proses metabolisme itu sangat ditentukan oleh berkualitas tidaknya pola makan. Maka, menjalankan pola makan yang baik dan benar menjadi suatu hal yang layak untuk dipenuhi, termasuk yang terkait dengan jenis makanan, komposisi gizi yang dikandungnya, jumlah makanan dan kapan makanan tersebut dikonsumsi. Islam memberikan panduan yang lengkap terkait masalah ini, diantaranya melalui beragam sunnah Rasulullah sallahu’alaihi wasallam yang mengatur tentang pelaksanaan pola makan.

Demikian halnya dengan kesehatan mental kejiwaan. Komponen yang satu ini terkait erat dengan bagaimana kita menjalani hidup beserta beragam masalah didalamnya, bagaimana kita mengelola pikiran, bagaimana menjalin komunikasi yang harmonis, baik secara intrapersonal atau interpersonal, bagaimana mengelola stress dan lainnya. Dalam konteks ini pun, Islam telah memberikan panduan lengkap yang menunggu untuk kita aplikasikan dalam kehidupan, semisal konsep sabar, syukur, tawakkal, tawadhu’ dan lainnya.

Sumber:
Buku “Cara Hidup Sehat Islami”, oleh: Dr. dr. Tauhid Nur Azhar, MSi.Med

Social Media

Fanspage-banner1  Fanspage-banner2
Fanspage-banner3  Fanspage-banner4
Fanspage-banner5  Fanspage-banner6

Hubungi Kami

mail              : admin@probioterra.com / cs@probioterra.com / marketing@probioterra.com / e-marketing@probioterra.com


Jam Kerja          : 08.00 - 16.00 WIB (Senin-Sabtu)

 

SMS Info Resmi (No Reply)
0815-1961-8712